1. Jelaskan dan bandingkan antara forging hammer dan forging press serta berikan contohnya !

Jawab :

Hammer forging adalah metode atau cara pembentukan produk dengan cara menumbuk secara berulang dengan menggunakan hammer yang biasanya berbentuk datar, proses yang digunakan secara open die.

Press forging adalah metode forging dengan menggunakan mesin press yang mempunyai daya tekan tinggi,secara umum proses forging dengan mesin press dapat digunakan secara open die maupun close die.

(“Handbook of Metal Forming”, K. Lange )

Keunggulan dari hammer forging adalah tersedianya berbagai ukuran produk yang ingin dihasilkan, cetakan yang digunakana relatif murah, dan proses pengerjaannya simple. Sedangkan kelebihan dari press forging adalah toleransi dan kepresisiannya lebih tinggi, dihasilkan sifat yang baik, dan produktivitas yang sangat baik.

Contoh dari produk hammer forging adalah pisau. Sedangkan contoh dari produk press forging adalah pipa seamless.

Kesimpulan yang dapat saya tarik dari perbandingan antara kedua forging tersebut adalah melihat dari segi keunggulan yang di miliki masing-msing maka bisa saya simpulkan untuk masalah tingkat kepresisian dan toleransi yang tinggi, press forging merupakan pilihan yang tepat disamping itu dapat di produksi secara massal sehingga cost produksi akan menjadi lebih murah dan produk yang dihasilkan baik. Sedangkan untuk hammer forging, diproduksi secara massal tidak cocok karena dapat menaikkan cost produksi di mana pekerjaan pada proses forging ini memerlukan ahli-ahli di dalamnya serta produksi yang dihasilkan rendah. Oleh karena itu pemilihan forging mana yang akan kita pakai akan sangat mempengaruhi cost produksi.

  1. Jelaskan dan bandingkan antara ekstrusi langsung dan ekstrusi tidak langsung !

Jawab :

Ekstrusi merupakan proses dengan deformasi atau perubahan bentuk yang tinggi dan dapat membuat penampang dengan panjang hingga 150 m. Jenis produk ekstrusi : batang, pipa, profil tertentu, patron kuningan, kabel berselongsong timah hitam. Logam timah hitam dan timah putih, serta aluminium dapat diekstrusi dalam keadaan dingin, sedang untuk logam lain harus dipanaskan terlebih dahulu. Ekstrusi logam menggunakan pres type horisontal dan dijalankan secara hidrolik.

Ekstrusi Langsung

disebut juga ekstrusi kedepan (forward extrusion). Logam yang akan diekstrusi dipasangkan di dalam kontainer, kemudian ram ditekan dengan gaya tertentu, sehingga logam kerja mengalir melalui satu atau lebih cetakan yang ditempatkan pada ujung kontainer. Pada saat ram telah mencapai cetakan, sebagian kecil dari logam kerja (bilet) masih tersisa di dalam kontainer. Sisa logam ini disebut butt, harus dipotong dari produk yang dibuat. Contoh produknya adalah rel kereta api.

 

Ekstrusi Tidak Langsung

disebut juga ekstrusi ke belakang (backward extrusion)atauekstrusi mundur (reverse extrusion). Cetakan dipasang pada ujung ram yang berlubang. Pada saat ram menekan bendakerja, logam yang ditekan akan mengalir melalui lubang ram dalam arah yang berlawanan dengan arah gerakan ram. Contoh produknya adalah pipa ERW.

 

 

Kelebihan dan kekurangan ekstrusi tidak langsung dibandingkan denganekstrusi langsung.

 

Kelebihan:

–      bilet tidak bergerak relatif terhadap kontainer, sehingga tidak terjadi gesekan antara bilet dengan dinding container.

–      karena tidak tejadi gesekan, maka gaya tekan yang dibutuhkan lebih kecil dibandingkan dengan ekstrusi langsung.

 

 

 

Kelemahan:

–      karena ram yang digunakan berlubang, maka kurang kokoh dibandingkan dengan ram pejal pada ekstrusi langsung;

–      hasil ekstrusi tidak dapat ditopang dengan baik sehingga sering terjadi deformasi (pelengkungan) akibat gaya gravitasi.

(“Mechanical Metallurgy”, G.E. Dieter)

 

Kesimpulan yang dapat kita ambil adalah bahwa ektrusi merupakan salah satu proses metal forming yang dilakukan dengan menggunakan proses deformasi yang tinggi. Ekstrusi logam menggunakan pres type horisontal dan dijalankan secara hidrolik. Ekstrusi lgam pun dibagi menjadi dua macam yaitu langsung dan tidak langsung. Baik ekstrusi langsung maupun tidak langsung mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing oleh karena itu harus disesuaikan dengan produk yang ingin dihasilkan.